11.17.2015

Begitu Saja, Berdua Saja

Dan lalu,
kita bergeming di bawah terang bulan,
menyatu dengan keheningan malam,
dan semilir angin dingin,
dan suara gesekan daun-daun kering.

Seakan tak ada hari esok,
kita tak ingin menutup mata,
karena tidak siap kehilangan momen berharga.

Bersamamu, aku ingin diam saja.
Tanpa suara, tanpa kata.
Senyap, sunyi, ditemani aroma pekat dua cangkir kopi.
Mendengar jangkrik bernyanyi dengan sumbangnya.
Diiringi riak air kolam keruh yang tak sedap dipandang mata.

Begitu saja,
menikmati malam yang begini saja,
denganmu saja,
berdua saja.
Post a Comment